Intro cloud computing

Bayangkan anda ditunjuk sebagai penanggung jawab acara arisan di RT anda. Andapun mulai melakukan perencanaan arisan, dan salah satu hal yang harus diperhatikan adalah tempat. Biasanya, arisan dilakukan dirumah sang penanggung jawab acara. Namun ternyata hal itu mustahil, karena peserta arisan tiba-tiba membludak *lebay*. Karena berlebihan jika anda harus membeli tanah/membangun kamar untuk acara tersebut, anda memutuskan untuk menyewa sebuah ruangan didekat komplek anda.

Ketika hendak menyewa tempat tersebut, anda dilanda kekhawatiran mengenai ketersediaan meja, kursi dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk arisan. Namun ternyata, si penyewa tersebut memiliki paket yang dapat menyediakan perlengkapan tambahan jika dibutuhkan. Akhirnya, andapun tidak perlu pusing. Dengan membayarkan suatu biaya, anda dapat memperoleh ruangan sekaligus peralatannya.

Cloud computing atau biasa disebut cloud serupa seperti tempat tersebut. Ketika kita tidak ingin memecah konsentrasi kita untuk mengurusi permasalahan penyediaan resource (storage, development platform), kita dapat menggunakan cloud untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Cloud muncul karena semakin berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebiasaan+kepercayaan orang terhadap jaringan internet. Secara umum, terdapat beberapa hal yang membuat cloud diminati:

  1. Tidak perlu memikirkan pengelolaan resource.
  2. Memiliki pembayaran subscription/pay-as-you-go/on-demand dengan harga yang relatif kecil dibandingkan dengan resource on-premise yang harus diinvestasikan diawal dengan biaya yang besar.
  3. Ketika kita menyewa suatu resource, kita dapat menambah kapasitas resource ketika dibutuhkan atau melepas resource tersebut jika tidak dibutuhkan.

Cloud memiliki tiga bentuk besar yaitu:

  1. Infrastructure as a Service (Iaas). Bentuk ini menyediakan infrastuktur kepada penggunanya yang dapat berupa storage, server dll.
  2. Platform as a Service (Paas). Bentuk ini menyediakan platform untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Secara kasar, Paas ini dapat menyediakan lingkungan pemrograman seperti PHP atau menyediakan lingkungan pengembangan perangkat lunak tanpa menggunakan bahasa pemrograman (melalui wizard yang disediakan/langkah-langkah tertentu).
  3. Software as a Service (Saas). Bentuk ini menyediakan perangkat lunak kepada pengguna. Contohnya mulai dari email service milik google/yahoo atau perangkat lunak enterprise milik salesforce.com/zoho.

Cloud memiliki beberapa karakteristik seperti multi-tenant, scalable serta konfigurable.

:)

Advertisement

About alsasian
Students in bandung institute of technology.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.